Daftar Model dan Harga Atap Sirap Per Meter Terbaru

Walau terkesan tradisional, model dan harga atap sirap masih banyak dicari terutama untuk hunian dengan konsep gaya tropis. Terbuat dari kayu keras, atap ini pun masih diminati dan bahkan kembali populer untuk bangunan bergaya alami. Jika Anda tertarik menggunakan jenis atap ini, cari tahu lebih dulu jenis atap rumah dan harganya agar dapat menyesuaikan pilihan dengan budget serta kebutuhan konstruksi Anda.

Daftar Isi

Rincian Harga Atap Sirap Menurut Variasi Modelnya

Atap sirap terdiri dari berbagai jenis model, mulai dari kayu ulin hingga kayu jenis lain seperti jati dan meranti. Kayu kuat lainnya yang menjadi bahan pembuatan atap sirap adalah merbau serta bengkirai hingga keruing. Sirap kayu ulin pun tersedia dalam kisaran harga berbeda-beda per ikat atau per m2-nya karena dipengaruhi faktor kualitas dan ketebalan.

Berdasarkan ketahanannya pun setiap kayu berbeda-beda, seperti misalnya kayu ulin yang usia pakainya bisa mencapai 20-30 tahun. Ini menjadi alasan mengapa sirap kayu ulin tergolong paling mahal dari kayu lainnya. Sementara sirap kayu meranti tahan 15-25 tahun dan sirap sintetis (karena dari PVC) ketahanannya kira-kira hanya sampai 10 tahun.

Berikut adalah tabel daftar harga atap sirap yang paling baru per m2-nya:

Model Atap SirapEstimasi Harga Terbaru
Sirap kayu ulin (tergantung tingkat ketebalan dan mutu kayu)Rp 175.000 (per ikat 80 lembar) / Rp 250.000-400.000 per meter persegi
Sirap kayu jati, keruing, merbau, dan bengkiraiRp 120.000-190.000 (harga per ikat, semakin premium semakin mahal)
Sirap kayu merantiRp 150.000-300.000 (per meter persegi)
Sirap aspal (non-kayu)Rp 400.000 (per meter persegi)
Sirap sintetis atau alternatifRp 100.000-200.000 (per meter persegi)

Sementara itu, untuk biaya pemasangan atap sirap perhitungannya di luar dari harga material per modelnya. Tingkat kerumitan desain atap memengaruhi tinggi rendah harga pemasangan atap, tapi secara umum adalah sekitar Rp 50.000-100.000/m2. Anda perlu menyiapkan anggaran lebih untuk berjaga-jaga adanya biaya tambahan (hanya ketika diperlukan).

Aspek-aspek Penting Penentu Biaya Atap Sirap

1. Tipe Kayu

Kayu ulin menjadi yang paling mahal karena tingkat kekerasannya paling tinggi sehingga bisa diandalkan untuk pemakaian jangka panjang. Kayu ulin bahkan dikenal anti-rayap tidak seperti jenis kayu kuat lain yang lebih rawan diserang rayap. Ketahanannya bisa mencapai puluhan tahun karena tidak mudah terpengaruh oleh perubahan cuaca ekstrem.

Sementara itu jenis kayu kuat lain seperti jati dan merbau hingga keruing dan bengkirai memiliki harga di bawah kayu ulin. Kualitasnya bagus tapi belum mengalahkan sirap kayu ulin, termasuk juga meranti yang juga lebih terjangkau.

Semakin keras dan langka tipe kayu untuk atap sirap, harganya semakin melambung tidak seperti kayu lokal lunak yang sangat murah.

2. Tebal Tipis dan Tinggi Rendah Kualitas Kayu

Estimasi harga atap sirap bervariasi karena tergantung dari ukuran serta tingkat tebal tipisnya atap. Semakin tebal dan panjang maupun lebar ukurannya maka otomatis semakin tinggi biaya yang Anda harus keluarkan untuk membayar sirap. Secara umum, ukuran panjang yang bisa Anda pakai adalah 40-60 cm dengan ketebalan umum 4-6 mm.

Namun jika ingin lebih awet, Anda perlu merogoh kocek lebih dalam karena perlu memakai sirap dengan tingkat ketebalan lebih tinggi. Sirap kayu yang lebih tebal dianggap lebih berkualitas sehingga mampu menahan berbagai perubahan cuaca. Sementara itu, sirap yang lebih tipis berisiko lebih cepat rusak ketika terpapar hujan dan panas dalam waktu lama.

3. Ketersediaan Material

Model atap sirap yang terbuat dari jenis kayu ulin lebih sulit didapat karena berasal dari Kalimantan. Distribusinya tidak merata di seluruh Indonesia sehingga tidak mudah menjumpainya, entah karena faktor transportasi atau pasokan yang langka. Faktor lain yang berpengaruh besar adalah biaya logistik dan lokasi sumber kayu yang sulit dijangkau.

4. Pengeringan Kayu

Prosedur pengeringan kayu merupakan faktor penting lainnya yang bisa berpengaruh pada mahal murahnya atap sirap. Metode pengeringan memanfaatkan oven akan mengurangi kadar air semaksimal mungkin sehingga pemakaiannya awet jangka panjang. Kadar air super rendah menjadikan kualitas dan kestabilan atap lebih baik daripada pengeringan alami.

5. Hasil Potongan Sirap

Harga atap sirap per meter juga ditentukan oleh faktor kerapian hasil potongan dan seberapa bagus finishingnya. Atap sirap dianggap berkualitas dan dibanderol dengan harga tinggi ketika Anda menemukan bahwa potongannya presisi serta berpermukaan rapi. Kadar air jauh lebih rendah serta terkendali karena pengeringan pakai oven membuat atap lebih bermutu.

Harga pun ditentukan dengan melihat keseragaman tekstur dari hasil potongan; jika hasil potongannya sudah berkualitas maka tekstur pasti sempurna. Sebab sekalipun terbuat dari kayu ulin yang mahal namun finishing dan pemotongannya tidak rapi akan menurunkan harga atap. Maka penting dalam memilih sirap dengan melihat seberapa presisi hasil potongannya.

6. Kebutuhan Overlapping

Tahukah Anda bahwa overlapping ikut jadi aspek yang membuat biaya atap sirap bervariasi? Jumlah lapisan atau overlapping yang besar artinya membutuhkan jumlah lembaran yang semakin banyak dan hal ini otomatis akan meningkatkan tarif. Overlapping atap sirap besar lebih cocok digunakan pada bangunan di wilayah angin kencang dan kerap hujan lebat.

7. Penggunaan Kayu Bersertifikat dan Jelas Legalitasnya

Harga atap sirap terbaru juga didasarkan pada tingkat legalitas kayu material pembuatannya. Jika menggunakan kayu bersertifikat resmi, harga dipasang lebih tinggi karena sudah jelas legalitasnya dan kualitas yang terstandarisasi. Kayu yang dimaksud adalah SVLK dan FSC atau lainnya yang mungkin jarang didengar tapi dapat meningkatkan biaya produksi.

8. Tingkat Kesulitan Pemasangan

Mungkin Anda sudah melakukan riset soal harga dan biaya atap sirap cukup beragam. Tidak hanya dipengaruhi oleh jenis kayu untuk pembuatannya, tingkat kesulitan instalasi atap pun perlu dipertimbangkan sebagai faktor yang berkontribusi. Sering kali pemasangan lebih rumit karena desain atap terlalu miring atau bangunan yang terlalu tinggi sehingga lebih bahaya.

Atau bisa jadi harga atap lebih mahal karena semakin luas area maka semakin banyak atap yang dibutuhkan. Faktor berupa kompleksitas dan detail desain lainnya dapat meningkatkan harga atap, terutama karena atap sirap berbeda dari genteng biasa. Pemasangan harus dilakukan oleh tenaga profesional supaya hasilnya tidak mengecewakan dan dijamin presisi.

Baca Juga : Estimasi Harga Genteng Keramik Satuan Terbaru

Jaminan Atap Terbaik Harga Bersaing, Atapin Jawabannya

Anda sedang bingung saat dihadapkan dengan jenis dan perhitungan harga atap sirap sesuai kebutuhan?

Hanya di Atapin Anda bisa berkonsultasi dan mendiskusikan soal atap sirap sekaligus harga dan jenis terbaik tanpa bikin kantong jebol. Mulai dari renovasi hingga Jasa Pemasangan Atap, kami menyediakan layanan terbaik dan transparan yang bisa dipercaya.

Hubungi Atapin untuk melakukan konsultasi gratis dan ajukan pertanyaan apa saja terkait jenis atap sirap maupun atap lainnya kepada kami. Tim kami ahli di bidangnya dan siap menyesuaikan desain dan jumlah atap serta harga dengan konsep bangunan dan rencana anggaran. Anda bahkan dapat membuat rencana biaya bersama Atapin agar tidak perlu ada biaya ekstra.

Harga atap sirap model apa pun tidak lagi perlu jadi kekhawatiran Anda karena kami bantu agar semua berjalan sesuai ekspektasi customer. Kontak kami langsung di 0822-1111-7080 dan tim Atapin selalu merespons secara cepat dan profesional. Kami selalu menjunjung tinggi kejujuran sehingga hanya layanan memuaskan yang Atapin berikan dari awal sampai akhir.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?